Sabtu, 19 Januari 2013



SEBAGAI isi wajib dapur, pisau selalu mudah ditemukan di area memasak. Si mata tajam yang dilengkapi dengan gagang tersebut dimanfaatkan untuk memotong bahan pangan. Mulai sayur hingga aneka daging.

Ada sejarah panjang yang mengantar pisau menjadi penghuni tetap dapur. Item itu dikenal sejak zaman prasejarah, sekitar dua setengah juta tahun silam. Di zaman kuno itu, wujudnya masih amat sederhana. Terbuat dari bebatuan keras seperti obsidian yang diasah di salah satu sisinya. Menginjak era paleolitikum, bahan yang digunakan mulai beragam. Selain batu, mulai digunakan bahan lain seperti kayu dan tulang.

Kegunaannya yang tak pernah lekang oleh zaman membuat teknologi pembuatan pisau selalu mengalami perbaikan. Saat bahan-bahan metal sudah dikenal, pisau dibuat dengan menggunakan bahan metal seperti perak dan tembaga. Pada zaman modern seperti sekarang, material yang digunakan makin bervariasi. Misalnya, karbon, keramik, titanium, dan stainless steel.

Untuk pisau dapur, material karbon dan stainless steel atau perpaduan keduanya paling banyak digunakan. Masing-masing bahan tersebut punya nilai plus-minusnya. pisau stainless steel berkarakter keras dan tidak gampang berkarat. Namun, saking kerasnya, bahan tersebut jadi tidak mudah diasah.

Pisau berbahan karbon lebih lentur dan lunak dibanding stainless steel. Bahan itu memang mudah ditajamkan tetapi gampang berkarat. Pisau berbahan karbon kerap berada di dapur-dapur rumah tangga. Pisau dapur terbaik adalah yang terbuat dari perpaduan stainless steel dan karbon. Tidak terlalu keras, tajam, mudah diasah, dan tidak berkarat. 

Umumnya, kita cukup menggunakan satu pisau. Namun, sejatinya untuk keperluan memasak, ada beragam pisau yang digunakan. Mulai chef knife, boning knife, vegetable peeler, slicer, hingga butcher knife. Chef knife merupakan jenis pisau yang paling umum. Jenis itu bisa digunakan untuk beragam keperluan, mulai memotong daging hingga mengupas sayur.
Kegunaan pisau jenis lain lebih spesifik. Misalnya, boning knife yang khusus digunakan untuk memisahkan daging dari tulang (fillet), vegetable peeler untuk mengupas kulit buah atau sayur, slicer yang digunakan untuk memotong daging telah masak, atau butcher knife yang khusus untuk memotong daging mentah. Meski cukup menggunakan chef knife, kata Yanuar, pisau-pisau dengan kegunaan spesifik tersebut perlu dimiliki. Tidak perlu semua. Setidaknya, vegetable peeler dan boning knife perlu ada di dapur kita. Berikut beberapa jenis gambar pisau serta kegunaannya :   




Chefs Knife :


Pisau ini bisa memotong berbagai bahan, hampir semua bahan masakan atau makanan dapat dipotong dengan pisau ini. Karena itu, banyak wanita lebih suka memiliki satu pisau serba guna ini ketimbang satu set pisau yang kegunaannya cukup membingungkan. Pisau ini paling baik digunakan mengiris bahan makanan, mememarkan bawang putih atau merica.





Boning Knife / fillet knife  :


Bentuk pisau ini memanjang dengan bentuk yang lebih ramping dibandingkan pisau serba bisa. Fungsi utamanya adalah memisahkan daging ayam dari tulangnya, membuat irisan yang sangat tipis pada daging, memisahkan ikan dari tulangnya, juga membuang urat atau lemak.




Serrated Knife :


Seperti namanya, pisau ini digunakan untuk mengiris kue atau roti. Cirinya adalah bagian bawah yang berbentuk gerigi tipis. Tekstur tersebut dirancang agar hasil potongan roti atau cake lebih halus dan lembut. Pisau ini bisa juga dipakai untuk memotong sayur dengan tekstur kulit luar yang licin, misalnya tomat, terong, atau mentimun.




Meat Knife / Cleaver Knife : 


Pisau dengan penampang yang sangat besar ini sering dipakai juru masak China, sehingga nama lainnya adalah Chinese Chef's Knife. Paling baik dipakai untuk membelah atau memotong tulang ayam. Bisa juga digunakan menyincang daging, memotong sayur, mengiris atau mememarkan jahe dan bawang putih. Karena beratnya lumayan, pisau ini lebih sering dipakai memotong ayam.


Parring Knife :


Pisau ini biasanya memiliki ukuran kecil. Bentuknya lebih pendek dengan lekuk melengkung. Sesuai namanya, pisau ukir dipakai untuk mengukir buah dan sayuran. Bentuknya yang kecil membuat pemakainya bisa fleksibel mengukir berbagai bentuk buah atau sayur sebagai hiasan masakan.




Butcher Knife : 

Biasanya digunakan untuk memotong daging mentah.

komen dong :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar